Kamis, 21 Agustus 2014

sahabat terbaik

Perbedaan Cinta dan Sayang

Cinta pada seseorang menimbulkan harapan
Sayang pada seseorang menumbuhkan pengorbanan

Cinta membutuhkan pertemuan fisik
Sayang menembus batas ruang dan waktu

Cinta hadir karena sebab, dan hilang saat sebab tak lagi ada
Sayang hadir tanpa sebab, ia abadi di sanubari...

Cinta itu memberi untuk menerima
tapi sayang, memberi untuk menumbuhkan

Cinta bertemu karena kesamaan persepsi
Sayang tumbuh karena kesamaan visi

Cinta identik dengan, "Kamu, adanya apa?"
Sayang identik dengan, "Kamu, apa adanya!"

Cinta berkata, "Aku suka wajahnya"
Sayang berkata, "Aku senang dengan kepribadiannya"

Cinta.. Hari ini kau mencintainya, esok bisa jadi kau membencinya
Sayang, hari ini, kemarin, esok dan selamanya kau tetap menyayanginya

Ada jatuh cinta, tapi tak pernah ada jatuh sayang.
Dalam beberapa detik, Anda bisa mencintainya, Namun tidak dengan sayang.
Karena sayang itu proses mengerti, memahami, menolong, mendahulukan dalam rentang waktu yang panjang.

sahabat mungkin kita sedang membangun kasih sayang
meski berjauhan
aku di sini
kamu di sana berjauhan dan butuh waktu untuk saling bersua
sahabat akan ada doa terbaik untuk kebaikan kita bersama

salam rindu untuk sahabat terbaikku
#dhes putri_endang mariya_yosi lidia cansera_ayu cahyani _amanda mutiara

yuk jadi ibu soleha




kisah kasih ibu
Sabtu, 22 September 2012
Jika Suatu Saat Kau Jadi Ibu, ..

Jika suatu saat kau jadi ibu, .......
Jadilah kalian seperti Asma' binti Abu Bakar yang berhasil mengobarkan semangat Abdullah bin Zubair (anaknya) yang dengan menakjubkan sanggup bertahan dari gempuran Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi, kokoh mempertahankan keimanan dan kemuliaan tanpa mau tunduk kepada kezaliman. Hingga syahid menjemputnya. Namanya abadi dalam sejarah dan kata-kata Asma' "Isy kariman au mut syahiidan! (Hiduplah mulia, atau mati syahid!),".... abadi hingga kini.
Jika suatu saat kau jadi ibu,......
Jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi sang anaknya yang kala itu masih remaja. Usianya baru 13 tahun ketika ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar. Rasulullah yang tak mengabulkan keinginannya, membuat sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain ketika ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih.
Dan tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur'an. Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu. Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini............... Zaid bin Tsabit.
Jika suatu saat kau jadi ibu........
Jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah. Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah............Imam Ahmad.
Jika suatu saat kau jadi ibu.....
Jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah. Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya:
"Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, amin!".
Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya..........Imam Syafi'i.
Jika suatu saat kau jadi ibu......
Jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman. Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu.
"Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, besok kamu adalah Imam Masjidil Haram...", katanya memotivasi sang anak. "Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, besok kamu adalah imam masjidil haram..."
Sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan. Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani. Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama.......... Abdurrahman As-Sudais.

#mimpi_calon_ibu
Yuk pantaskan diri jd wanita yang soleha
Yuk jadikan diri lbh baik
Untuk esok masa depan yang cerah
#aamiin_ya_allah
salam santun ^_^

salam sayang padamu mamah

Yang ku rindu omelan mu ibu
Di balik cerewet mu enggau teramat peduli
Yang kurindu suruhan mu ibu
Karna dirimu kian renta
Yang kurindu larangan mu ibu
Karna larangan mu tersimpan kecemasan
Yang ku rindu masakan mu ibu
Masakan ter-enak sepanjang masa
Yang kurindu suara mu ibu
Di sini sepi tanpa ada dirimu...
Yang ku rindu senyuman mu ibu
Hari2 seakan cepat berlalu tanpa gundah
Yang kurindu pada mu ibu ....
Semuanya dari setiap inci tubuhmu
Dari setiap gerak mu
Dari setiap sikap mu
Dari semua perubahan nada suara mu
Yang paling ku rindu...... Ananda hadir di sisi mu
<3 <3 <3

gx perlu judul deh heheheh

mengakui ketidak bisaan sungguh sangat terlihat bodoh
meski jujur bagai tertusuk belati
tapi lihat di akhir ke jujuran itu
sungguh melegakan dan menambah ilmumu bukan
di saat yang lain berlagak bisa dan mampu sedang aku terlihat bgtu tulalit dan selalu bertanya , biarlah yang lain merasa pintar yang penting ku dapati perhatian ekstra agar aku lbih bisa
tak ayal aku selalu di tanya bisa desma
d...engan bangga ku bilang belum pak bisa ulang lagi
hahaha lucunya diri ini, tak apalah ^_^ hehe  setidaknya ku dapati ilmu itu meresap ke ubun2
setiap orang di ciptakan dengan kadar kepintaran masing2
untukku mungkin belajar ekstra dr yang lain
bukan bodoh hanya aku berbeda (alasan hehe)
atau terlalu jujur
ah polos sekali dirimu
wkwkwkwk :D

jangan cemburu apalagi futur



aku tidak cemburu dengan pintar mu
juga dngan luas ilmumu
tapi aku cemburu dengan keuletanmu mendapatkan ilmu
#belajartekun
keberhasilan 90% hadir dari ketekunan dan kerja keras
tapi ketekunan krja keras dan semangatku bru 20%
jadi bisa kah saya berhasil
bisa
usahalah
#gubrakkkkkkkkk ...
usaha nya itu lo yang susah
nah bsiaplah tertawa
kok tertawa
karna ambisiusmu tanpa usaha itu
hanya akan membuatmu gila
#waduhserembuuuuuuuuuuanget
kata temen menesahati diri
sadarlah sadarlah sadarlah
eh jangan lupa seimbangkan dunia akhiratmu ukhty
#makingubraakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk
ternyata hidup ini berat
kalo gx mau susah hidup mati aja tp tunggu yakin masuk surga
iiiih bikin makin takut
heheheh sayang setiap apa yang kita lakukan pasti ada resiko dan pertanggung jawabnya bagaimana ktnya aja menghadapi itu
mau menanggung resiko atau hanya diam dengan resiko yang mungkin lebih besar lagi
#think

cita-cita itu mesti di kejar

cita cita itu harus di kejar
setinggi bintang atau di penuhi batu rintangan yang menggunung
begitu semangat ,,,
terkadang jua runtuh terkikis
kau tau betapa indah mencapai asa
yups kepuasan tersendiri...
tapi tau kah kau mencapai itu butuh tetes darah dan keringat
tak gentar jua tak putus asa meski diri berlelah lelah
kini sebuah asa terpatri di sanubari
mengetarkan jiwa dan gejolak hasrat
tuhan jadikan ini sebuah jalan menuju ridhomu
tanpa ada rasa sombong dan berbangga diri
lantas
menjatuhkan ku pada titik terendah
menjauh dr syukur dan merasa hebat
merendah lah dan berdedikasi tinggi
sebuah asa yang kini menggantung tepat di langit2 kamar
dan semoga esok tuhan jadikan ini sebuah kenyataan terindah
aamiin

salam rinduku papah

Yang kurindu pada mu ayah adalah suaramu
Yang sering mengomeli anak gadis mu yang manja ini
Rindu suara mu yang bahkan lebih sering terdengar dr pada suara ibu
Yang aku rindu padamu ayah adalah tawamu
Canda tawamu yang kadang kala garing justru membuat kami tertawa
Dari tawamu ayah ku lihat deretan gigi mu yang mulai menghilang
Ayah dirimu kian renta sekarang
Yang kurindu dari mu ayah adalah rambut mu yang kian memutih
Mengingatkan ku bahwa aku hrus segera membahagiakan mu
Mengingatkan ku bahwa mungkin waktu kita kian sempit
Yang membuat ku rindu pada mu ayah adalah postur tubuhmu yang kecil
Ayah enggkau kian renta sekarang jonggkong mencabuti rumput 1jam saja
Bisa menghabiskan 7hr mu di kasur atau di kursi karna pinggang mu yang nyeri
Ayah yang kurindu dari mu adalah tirus wajah mu
Ya dirimu kian renta ayah wajah itu kian keriput menyesuaikan deretan gigi yang mulai menghilang
Yang kurindu pada mu ayah
Masih kah nanti di saat saat bahagiaku kelak enggkau masi ada di samping ku
Menghadiri wisudaku atau menerima pinangan pangeran ku kelak dan menanti cucu cucu mu kelak
Semoga allah panjangkN umur ayah hingga enggkau selalu hadir di setiap momen indah itu
Biar orang berkata apa pun atas mu ayah
Kau tetap yang terbaik untuk anak mu ini