Kamis, 21 Agustus 2014

salam rinduku papah

Yang kurindu pada mu ayah adalah suaramu
Yang sering mengomeli anak gadis mu yang manja ini
Rindu suara mu yang bahkan lebih sering terdengar dr pada suara ibu
Yang aku rindu padamu ayah adalah tawamu
Canda tawamu yang kadang kala garing justru membuat kami tertawa
Dari tawamu ayah ku lihat deretan gigi mu yang mulai menghilang
Ayah dirimu kian renta sekarang
Yang kurindu dari mu ayah adalah rambut mu yang kian memutih
Mengingatkan ku bahwa aku hrus segera membahagiakan mu
Mengingatkan ku bahwa mungkin waktu kita kian sempit
Yang membuat ku rindu pada mu ayah adalah postur tubuhmu yang kecil
Ayah enggkau kian renta sekarang jonggkong mencabuti rumput 1jam saja
Bisa menghabiskan 7hr mu di kasur atau di kursi karna pinggang mu yang nyeri
Ayah yang kurindu dari mu adalah tirus wajah mu
Ya dirimu kian renta ayah wajah itu kian keriput menyesuaikan deretan gigi yang mulai menghilang
Yang kurindu pada mu ayah
Masih kah nanti di saat saat bahagiaku kelak enggkau masi ada di samping ku
Menghadiri wisudaku atau menerima pinangan pangeran ku kelak dan menanti cucu cucu mu kelak
Semoga allah panjangkN umur ayah hingga enggkau selalu hadir di setiap momen indah itu
Biar orang berkata apa pun atas mu ayah
Kau tetap yang terbaik untuk anak mu ini

Tidak ada komentar: